BERBAGI ITU MEMBAHAGIAKAN

 BERBAGI ITU MEMBAHAGIAKAN


Memberi sesuatu pada orang lain sesungguhnya menabung amal kebaikan. Karena menang amal kebaikan suatu saat ketika kita membutuhkannya, tabungan itu bisa kita ambil kembali. Maka saat kita menolong orang lain sesungguhnya kita juga sedang menabung pertolongan. Demikian sunah kauniyahnya.


Saat kita berbagi sebenarnya tidak terbersit dalam hati untuk berharap kembali, atau ada balasan dari yang bersangkutan. Kadang juga dalam kondisi yang lain, menjadi gidaan untuk berharap. Manusiawi banget. Tetapi ingin menjadi insan Rabbani yang memberi tanpa berharap itu sungguh butuh perjuangan dan pengorbanan. Apalagi memberi sesuatu yang pada saat yang sama kita sedang membutuhkannya. Berat bukan? 


Tak salah bila dalam urutan tingkatan ukhuwah dalam Islam "itsar" (merelakan memberi sesuatu pada orang lain, padahal pada saat itu apa yang diberikan juga sedang kita butuhkan) menduduki peringkat tertinggi. Begitu mulianya perkara memberi ini hingga Rasulullah menjamin bahwa sesiapa yang mau berbagi (shodaqah), ia tak bakalan miskin.


Nabi bersabda; “Harta seorang hamba tidak akan berkurang karena shadaqah.” (HR. Riwayat Tirmidzi, shahih)


Sebagaimana firman Allah SWT surat Al Baqarah ayat 261. ... (QS Al Baqarah [2]:261). Sedekah tidak  akan membuat orang jatuh  miskin dan melarat. Namun sebaliknya, dengan bersedekah  akan membuat orang selalu diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam segala urusannya di dunia.


Gemar memberi disaat masa-masa sulit seperti ini merupakan tindakan yang membahagiakan bagi si penerima maupun si pemberi. Si penerima mendapatkan manfaat apa yang diberikan, sedang si pemberi juga merasa gembira apa yang diberikan bermanfaat bagi orang lain. Ini bukan soal berapa kadar brang yang diberikan, tetapi sikap mental untuk berbagi itu wujud keshalihan bagi seseorang.


Begitu mulianya dan pentingnya berbagi sebagai shodaqoh sampai-sampai orang yang sudah meninggalpun merindui untuk bershodaqah bila diijinkan untuk sebentar saja kembali ke dunia.


Allah menggambarkan dalam al Qur'an;"Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), "Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Al-Munafiqun: 10)


Nabi SAW bersabda, "Sedekah dapat mencegah 70 macam musibah, paling ringan adalah penyakit kulit lepra". Nabi Muhammad SAW melalui hadis riwayat Thabrani, mengatakan, "Sedekah dapat meredam murka Allah dan mencegah mati dalam keadaan buruk.


Read More

Bagaimana mengenalkan Allah Swt pada anak kita?

 Bagaimana mengenalkan Allah Swt pada anak kita?

 

1. Memperdengarkan kalimat tauhid ketika bayi lahir.

 

Islam mengajarkan kita untuk memperdengarkan adzan pada anak yang baru lahir, agar kalimat pertama yang ia dengar adalah kalimat tauhid.

mayoritas ulama meliputi ulama mazhab Hanafi, ulama mazhab Syafi’i, dan ulama mazhab Hanbali menegaskan, mengadzani bayi hukumnya sunnah.

Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ menyampaikan :

 

 

   السُّنَّةُ أَنْ يُؤَذِّنَ فِي أُذُنِ الْمَوْلُوْدِ عِنْدَ وِلَادَتِهِ ذَكَرًا كَانَ أَوْ أُنْثَى، وَيَكُوْنَ الأَذَانُ بِلَفْظِ أَذَانِ الصَّلَاةِ. قَالَ جَمَاعَةٌ مِنْ أَصْحَابِنَا: يُسْتَحَبُّ أَنْ يُؤَذِّنَ فِي أُذُنِهِ الْيُمْنَى وَيُقِيْمَ الصَّلَاةَ فِي أُذُنِهِ الْيُسْرَى.  

 

“Disunnahkan mengumandangkan adzan pada telinga bayi saat ia baru lahir, baik bayi laki-laki maupun perempuan, dan adzan itu menggunakan lafadz adzan shalat. Sekelompok sahabat kita berkata: Disunnahkan mengadzani telinga bayi sebelah kanan dan mengiqamati telinganya sebelah kiri, sebagaimana iqamat untuk shalat” (Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Majmu’, juz 8, h. 442).

 

2. Mengenalkan nama dan sifat Allah Swt.

 

Cara mengenalkan nama dan sifat Allah Swt pada ananda bukan dengan teori semata. Namun dengan aplikasi dalam kehidupan sehari2. Misalnya, ketika anak sakit diajak berdoa, memohon kesembuhan pada Allah Swt. Karena Allah adalah Asy-Syaafii,  Yang Maha Menyembuhkan.

 

Ketika mendapatkan hadiah diajak bersyukur pada Allah Swt. Karena Allah Swt adalah Ar-Razaq, Yang Maha Pemberi Rizqi.

 

Hal ini sebagaimana firman Allah Swt dalam Al Qur'an surah Al-A’raf ayat 180,

 

وَلِلّهِ الأَسْمَاء الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُواْ الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَآئِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ

 

Hanya milik Allah nama-nama (asmaul husna), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama (asmaul husna) itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

 

3. Melihat alam semesta

 

Keimanan yang kuat adalah yang ditempuh melalui proses berpikir, bukan doktrin atau dogma. Islam juga memerintahkan umatnya untuk berpikir.

 

Agar anak bisa mengenal Allah, kita ajak melihat alam semesta, lalu diajak berpikir bahwa semua itu adalah ciptaan Allah Swt.

 

Dirinya (anak) juga ciptaan Allah. Mata, hidung, tangan, kaki, dan lainnya semua adalah ciptaan Allah Swt.

 

Tidak harus plesir ke tempat yang mahal. Bisa dengan jalan2 di sekitar rumah, ke desa nenek/kakek,dll.

 

Al-Quran Surat Ali Imran Ayat 190-191

 

 إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ 

 

Arti: Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.


4. Melalui Al Qur'an

 

Al Qur'an adalah kalamullah, membacakan dan memperdengarkan Al Qur'an pada anak akan mendekatkannya pada kalamullah.

 

Sehingga imannya tumbuh, hatinya lembut dan lebih mudah diajak taat pada syariat.

 

Allah Ta’ala berfirman :

 

وَاتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ كِتَابِ رَبِّكَ ۖ لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِهِ وَلَنْ تَجِدَ مِنْ دُونِهِ مُلْتَحَدًا

 

“Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu Kitab Tuhanmu (Al-Qur’an). Tidak ada (seorangpun) yang dapat merubah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari pada-Nya” (Al-Kahfi : 27).

 

5. Melalui kalimat thayyibah

 

Ingatkan anak pada Allah Swt kapan pun dan dalam kondisi apapun. Sehingga hanya meminta dan bergantung pada Allah Swt. Bukan pada manusia, apalagi sesembahan lain.

 

Kelak, ketika dewasa, dia akan lebih kuat menghadapi ujian hidup. Karena ada Allah sebagai tempat curhat dan minta pertolongan. Hatinya menjadi tabah dan tawakal, tidak mudah stress.

 

Ketika anak mau makan, biasakan berdoa. Setelah makan, berdoa. Mengucap masyaAllah ketika takjub. Mengucap subhanallah ketika ada hal yang ingin dihindari. Mengucap takbir atas kebesaran Allah. Istirja' ketika ada hal buruk. Berdoa ketika hujan, ketika keluar rumah, masuk rumah, memakai baju, melepas baju, masuk kamar mandi, keluar kamar mandi, bercermin, dll.

 

Ini akan membiasakan anak ingat Allah dan merasa selalu diawasi Allah Swt.

 

6. Doakan anak

 

Mari doakan anak agar menjadi salih/salihah, kelak anak yang akan mendoakan saat kita terbujur sendirian di tanah

 

Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam berkata,

 

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

 

“Robbi hablii minash shoolihiin” [Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh]”. (QS. Ash Shaffaat: 100).

 

 

Nabi Dzakariya ‘alaihis salaam berdo’a,

 

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

 

“Robbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii’ud du’aa’” [Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengdengar doa] (QS. Ali Imron: 38)

 

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

 

“Robbi awzi’nii an asy-kuro ni’matakallatii an’amta ‘alayya wa ‘ala walidayya wa an a’mala shoolihan tardhooh, wa ash-lihlii fii dzurriyatii, inni tubtu ilaika wa inni minal muslimiin” [Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri] (QS. Al Ahqof: 15)

 

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

 

“Robbanaa hab lanaa min azwajinaa wa dzurriyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa” [Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa]. (QS. Al Furqon: 74)

 

Semoga kita mau bersabar memproses diri menjadi orang tua yang salih. Sehingga layak dikaruniai anak yang salih/salihah. Aamiin... 

Read More

PAS BUTUHNYA SAJA

 PAS BUTUHNYA SAJA

.

Ketahuilah.. kita yang butuh Allah Ta'ala. Jangan datang pas lagi butuh nya saja.. Allah adalah Al Ghoniy, Yang Maha Kaya, yang tidak butuh pada segala sesuatu. Bahkan Allah-lah tempat bergantung seluruh makhluk. Kita sangat butuh Allah.

.

Allah Ta’ala berfirman,

.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ


“Hai manusia, kamulah yang sangat butuh kepada Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kayal (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir: 15)

.

Tidak ada yang sebanding dengan Allah dan tidak pula yang jadi tandingan bagi-Nya.

.

Hendaknya jangan jadikan mengingat Allah

Pilihan terakhir ketika gembira

Namun tiba-tiba

Menjadi pilihan utama ketika bersedih dan susah.


Ingatlah Allah waktu senang dan lapang

Allah akan mengingatmu di waktu susah.


Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


ﺗَﻌَﺮَّﻑْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﺧَﺎﺀِ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻚ ﻓِﻲ ﺍﻟﺸِّﺪَّﺓِ


“Kenalilah (ingatlah) Allah  di waktu senang pasti Allah  akan mengenalimu di waktu sempit.” 


(HR. Tirmidzi)

.


Read More

The Secret of.... Marketing Langit

 The Secret of.... Marketing Langit


- Ada yang mengetuk pintu langit dengan cara tiap pagi membagi 40 nasi untuk du'afa, rutin dia lakukan..


- Ada orang yang ngundang rejeki dengan cara mencium punggung tangan ibunya, lalu minta didoakan....


- Ada yang mengundang rejeki, tiap pekan dia datangi anak-anak Yatim, diusap² kepalanya, dibelikan sesuatu untuk keperluan mereka, sebagaimana diajarkan nabi kita.


- Ada yg ngundang rejeki, tiap pagi berangkat kerja dia rutin bersedekah kepada siapa saja...


- Ada org yg ngundang rejeki, tiap malam jumat dia membagi makanan kepada 100 orang yang tidur di Jalanan..

Doanya tembusss kelangit!


- Ada orang yg ngundang rejeki, tiap setelah sholat subuh dia tidak tidur dia ber istigfar 100x dan tadarrus Al quran hingga terbit fajar, lalu menatap langit langsung, mengangkat tangan, dan Nembus langsung pada Tuhannya.. 


- Ada yg ngundang rejeki, tiap jumat omzet/profit penjualannya 100% disedekahkan.. 


- Ada yg ngundang Rejeki, tiap bulan 20% dari total pendapatannya disedekahkan.. 

Dia Yakin Tuhannya MAHA KAYA.. 


- Ada yang ngundang rejeki, seminggu sekali dia tengah malam datangi rumah du"afa, dia panggul sendiri makanan untuk mereka... 


- Ada yang ngundang rejeki, tiap jumat dia tidak mau dibayar untuk tenaganya yg dia berikan ke orang lain.. Tiap tetes keringatnya penuh pahala


- Ada yang mengundang rejeki dengan memperbaiki jadwal sholat 5 waktunya berjamaah di masjid dan Allah pun memudahkan segala urusannya.


- Ada yang ngundang rejeki, tiap pagi dia sholat dhuha & berdoa, ketika orang lain sdh sibuk dia memilih ngadep langsung ke Penciptanya..


- Ada yang tiap ¼ malam dia bangun sholat tahajud berbisik pada bumi dan terdengar dilangit, Allah ridho hidupnya pun berkah.


Ada yg ngundang REZEKI dg cara MENANAM POHON dan mengkampanyekannya agar semua MAKHLUK BUMI bisa menikmati OKSIGEN dan mengurangi CO².


Rejekimu bukan dari Bossmu atau pelangganmu.... 

Tapi dari Allah..


Undang rejeki datang dengan cara-cara yang Allah Ridhoi...


Orang yang yakin ALLAH MAHA KAYA, dia gak pernah takut kelaparan.. dia gak pernah takut.. dan gak pernah ragu!


Mau jalan manakah yang kita pilih untuk mengundang rezeki.


Lakukanlah tanpa ada rasa ragu.


Selamat menjalankan ibadah shaum dan sholat Ashar teman²..

Semoga Allah limpahkan berkah, rahmat, rizqi, dan kasih sayang nya untuk kita semua hari ini, aamiin 🤲🏼

Read More

Tentang REZEQI

 Tentang REZEQI


Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak. 

Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit. 


Karena sesungguhnya sifat Rezeqi adalah mengejar, bukan dikejar. 


Rezeqi akan mendatangi, 

bahkan akan mengejar, 

hanya kepada orang yang pantas didatangi....


Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeqi. 

Inilah hakikat ikhtiar...


Setiap dari kita telah ditetapkan rezeqinya sendiri-sendiri. 

Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeqi adalah kuasa Allah Azza Wajalla. 


Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezeqinya telah ia terima, seluruhnya. 


Ada yang diluaskan rezeqinya dalam bentuk harta,

Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan, 

Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan,

Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,

Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,

Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya...


Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam...


Hakikat Rezeqi bukanlah hanya harta, Rezeqi adalah seluruh rahmat Allah subhanahu wata'ala.


Setuju..?? 


Setuju ya...☺️😉


Semoga Allah menerima amal ibadah kita, Aamiin 🤲🏼

Read More

Yang Tertinggi , Tercepat dan Terbaik

 Yang Tertinggi , Tercepat dan Terbaik



Jika menurut kita patung tertinggi di dunia adalah patung Liberty yang ada di New York, berarti pengetahuan umum kita perlu lebih update lagi. Sebab The Spring Temple di China lebih tinggi 60 meter dari Liberty dan memecah rekor sebagai tertinggi di dunia.


Itupun hanya bertahan sampai Oktober tahun lalu, karena India berhasil membangun patung Unity yang lebih tinggi lagi 30 meter melebihi sang pemegang rekor.


Patung Unity didedikasikan untuk Sardar Patel, pahlawan nasional yang telah berjasa mempersatukan India dan mengantarkan negara tersebut menuju gerbang kemerdekaan. 


Dari patung kita beralih kepada kereta. Di manakah kereta tercepat di dunia? Jawabannya tentu di Jepang, dialah kereta Shinkansen yang legendaris itu. Kereta ini mampu melaju hingga 300 km per jam. 


Kemudian Italia mengalahkan sang legenda dengan meluncurkan AVG Italo yang mampu berlari hingga 360 km per jam. 


Tak berhenti sampai di sini, China kemudian mengalahkan seluruh kereta di dunia dengan inovasinya bernama Shanghai Maglev, yang mampu menembus hingga 430 km per jam. 


Demikianlah manusia tak henti-hentinya berlomba menjadi yang terdepan. Setelah berdiri patung tertinggi, pasti akan ada yang lebih tinggi lagi. Menyusul kereta tercepat, pasti akan hadir yang lebih cepat lagi. 


Menciptakan produk terbaik itu bagus, tetapi jangan lupa kita juga perlu memacu diri sendiri untuk menjadi yang terbaik pula. Jangan hanya produknya saja, manusianya juga harus berlomba. 


Lalu siapakah manusia yang terbaik? Jawabannya disampaikan oleh Rasulullah dalam hadist riwayat Al-Imam Ahmad, 


خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ


“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain."


Ternyata mudah untuk menjadi yang terbaik. Yaitu dengan berusaha agar keberadaan kita ada manfaatnya bagi orang lain.


Saat di rumah kita bisa bermanfaat, ketika di kantor kita juga bermanfaat. Bahkan di medsos kita pula selalu berbagi manfaat kepada sesama. Insya Allah, kita bisa menjadi yang terbaik. 


Salam Hijrah. 

⏰ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!


Semoga Allah menerima amal ibadah kita, Aamiin

Read More

© Copyright BUNDA TRI.COM