Aji , Tour Guide SHT Eksplorasi kota Surabaya tidak akan pernah habis , banyak lokasi dan sejarah yang bisa dipelajari apalagi kalau Explorer nya ditemani putri tercinta si sulung Dillah Sahila bersama komunitas #lovesuroboyo Ada rasa kecewa , sedih dan menyesal dari beberapa teman setelah menunggu dan antri tiket sejak jam 09.00 di sampoerna untuk bisa ikut Explorer dengan Bis SHT nya sampoerna ternyata harus ada yang ditinggal karena asyik hunting hingga lupa ambil tiket duluan Sesuai ketentuan dari SHT wisatawan harus datang 30 menit sebelum berangkat untuk menukarkan tiket terlebih dahulu dengan id card, namun karena ada mis komunikasi dan saling menunggu akhirnya ..... Any Way. .. Guide yang ramah, sopan , cerdas , disiplin dan berwibawa membawa kami ke tujuan pertama yaitu ke Tugu Pahlawan Surabaya , sepanjang perjalanan dari Jl. Sampoerna hingga ke Tugu Pahlawan mas Aji sang guide menjelaskan tentang gedung - gedung bersejarah dan jalan - jalan yang dilalui dengan luar biasa piawai. Jujur ini bukan yang pertama kalinya ke tugu pahlawan namun selalu ada yang beda disetiap kali kesana , hari ini lebih spesial karena tour guide nya fasih menggunakan dua bahasa , Indonesia - Inggris dikarenakan turut dalam rombongan kami selain wisatawan lokal dari Palembang , Jakarta dan Surabaya ada juga wisatawan asing dari Thailand Diantara Jeda waktu kusempatkan ngobrol dengan mas Aji , tour guide SHT tentang suka duka selama setahun berprofesi sebagai pemandu wisata di bis SHT padahal dulunya kurang percaya diri dan kurang menguasai public speaking ( menurut cerita mas Aji ) Namun berjalannya waktu dan penguatan dari sahabatnya Bli Bagus ( anggota komunitas #lovesuroboyo ) hingga tak terasa saat ini tahun pertama telah dilewati dengan sangat lancar dan makin mencintai profesinya . Hikmah yang aku ambil dari perjalanan kali ini , sebuah pembelajaran hidup dari kisah anak muda yang berprofesi sebagai guide bahwa kesuksesan butuh perjuangan, dan perjuangan butuh pengorbanan terlepas dari siapapun kita , apapun profesinya bahwa hidup adalah perjuangan . Semangat berjuang demi menggapai sebuah impian !

Aji , Tour Guide SHT


Eksplorasi kota Surabaya tidak akan pernah habis , banyak lokasi dan sejarah yang bisa dipelajari apalagi kalau Explorer nya ditemani putri tercinta si sulung Dillah Sahila bersama komunitas #lovesuroboyo

Ada rasa kecewa , sedih dan menyesal dari beberapa teman setelah menunggu dan antri tiket sejak jam 09.00 di sampoerna untuk bisa ikut Explorer dengan Bis SHT nya sampoerna ternyata harus ada yang ditinggal karena asyik hunting hingga lupa ambil tiket duluan
Sesuai ketentuan dari SHT wisatawan harus datang 30 menit sebelum berangkat untuk menukarkan tiket terlebih dahulu dengan id card, namun karena ada mis komunikasi dan saling menunggu akhirnya .....
Any Way. ..

Guide yang ramah, sopan , cerdas , disiplin dan berwibawa membawa kami ke tujuan pertama yaitu ke Tugu Pahlawan Surabaya , sepanjang perjalanan dari Jl. Sampoerna hingga ke Tugu Pahlawan mas Aji sang guide menjelaskan tentang gedung - gedung bersejarah dan jalan - jalan yang dilalui dengan luar biasa piawai.


Jujur ini bukan yang pertama kalinya ke tugu pahlawan namun selalu ada yang beda disetiap kali kesana , hari ini lebih spesial karena tour guide nya fasih menggunakan dua bahasa , Indonesia - Inggris dikarenakan turut dalam rombongan kami selain wisatawan lokal dari Palembang , Jakarta dan Surabaya ada juga wisatawan asing dari Thailand

Diantara Jeda waktu kusempatkan ngobrol dengan mas Aji , tour guide SHT tentang suka duka selama setahun berprofesi sebagai pemandu wisata di bis SHT padahal dulunya kurang percaya diri dan kurang menguasai public speaking ( menurut cerita mas Aji )

Namun berjalannya waktu dan penguatan dari sahabatnya Bli Bagus ( anggota komunitas #lovesuroboyo ) hingga tak terasa saat ini tahun pertama telah dilewati dengan sangat lancar dan makin mencintai profesinya .

Hikmah yang aku ambil dari perjalanan kali ini , sebuah pembelajaran hidup dari kisah anak muda yang berprofesi sebagai guide bahwa kesuksesan butuh perjuangan, dan perjuangan butuh pengorbanan terlepas dari siapapun kita , apapun profesinya bahwa hidup adalah perjuangan .
Semangat berjuang demi menggapai sebuah impian !
Read More

Kisah Baju Tambalan Ibu

Kisah Baju Tambalan Ibu


Suatu hari Zacky mengalami kecelakaan mobil. Untungnya, kecelakaan itu tidak parah, dia hanya mengalami luka terkilir. Ketika membawa mobilnya yang rusak ke bengkel, tiba-tiba dia sadar bahwa rumah orangtuanya tidak jauh dari bengkel tersebut, dan karena sudah cukup lama tidak menjenguk mereka, dia pun mampir ke rumah orangtuanya.

Zacky mampir ke rumah orangtuanya dan menginap semalam. Keesokan harinya, saat akan pulang, dia melihat pakaian robeknya kemarin telah dijahit oleh ibunya. Zacky sedikit tersentuh dan kemudian bergumam — uangku banyak, nanti dibuang saja sesampainya di rumah.

Namun, karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya, Zacky pun lupa sesampainya di rumah. Dia mengenakan pakaian yang ditambal ibunya itu dan pergi ke berbagai jamuan. Bahkan berhasil mencapai kesepakatan bisnis besar yang sudah lama ditunggu-tunggu.

Setelah sibuk sampai malam, tiba-tiba dia baru menyadari masih mengenakan pakaian yang ditambal ibunya, kemudian dia melepas pakaian itu dan dibuang ke tong sampah.

Keesokan paginya, bisnis yang dibicarakan kemarin secara resmi ditandatangani. Klien bertanya kepadanya, “Mengapa pakaian tambal yang Anda kenakan kemarin itu tidak dipakai lagi hari ini ?”

“O..pakaian itu mau dicuci,” sahutnya tersenyum malu.

Klien besarnya itu menepuk pundaknya dan berkata, “Anda mungkin tidak tahu, kami menandatangani kontrak dengan Anda karena melihat tambalan kecil pada pakaian yang Anda kenakan. Dari pakaian itu, kami dapat menilai bahwa Anda adalah orang yang sederhana dan pekerja keras. Bagi kami, sosok orang yang sederhana dan pekerja keras itu jelas merupakan mitra terbaik!”

Saat pulang ke rumah, Zacky mencari pakaian tambal itu dari tong sampah. Dia mencucinya dan digantung di sudut lemari yang tidak mencolok, siapa tahu nanti berguna, gumamnya.

Satu minggu berlalu, suatu pagi saat akan berangkat kerja, Zacky didatangi dua petugas polisi. Ternyata pada malam minggu lalu, salah satu kliennya diculik dan dihabisi. Kawanan penculik ditangkap malam itu juga. Selama interogasi, mereka mengaku bahwa mereka awalnya ingin menculik Zacky, jadi pagi ini, polisi menemui Zacky untuk mengingatkannya.

Sontak saja, Zacky tercengang mendengarnya dan bertanya kepada polisi : “Lalu mengapa mereka akhirnya tidak menculikku ?”

“Karena mereka melihat Anda mengenakan pakaian yang ditambal, lalu menduga Anda tidak sekaya yang dibayangkan, mereka berpikir tidak mungkin seorang pengusaha kaya memakai pakaian yang ditambal,” kata polisi.

Perasaan Zacky bergejolak tak menentu setelah mendengar keterangan polisi, tak disangka tambalan yang tak terduga itu telah menyelamatkan nyawanya. Setelah petugas polisi pergi, Zacky segera mengambil pakaianitu, dia mengelus jahitan di pakaiannya sambil membayangkan wajah ibunya, dan tanpa bisa ditahan dia pun menangis seperti anak kecil.

Kasih ibu itu bagaikan tetesan air mata, meski tak bersuara, tetapi bisa meresap sampai ke relung hati yang kering; dia biasa-biasa saja, tetapi mengandung sebuah keagungan yang luar biasa !

Terkadang, ibu adalah setetes obat yang mujarab. Dapat menyelamatkan jiwa orang yang kritis ;

Terkadang, kasih ibu bagaikan seberkas cahaya penuntun di lautan kehidupan.

Menuntun kita keluar dari kegelapan, mengikuti cahaya terang.

Siapa yang bisa mengukur dan benar-benar bisa membalas jasa dari kasih ibu yang mulia ini ?

Jadilah anak yang berbakti, sering-seringlah pulang menjenguk kedua orangtuamu !


Read More

Nawa ,Penerima Beasiswa Lazizmu

Nawa ,Penerima Beasiswa Lazizmu 


Surabaya - Sebanyak tiga puluh dua siswa sekolah Muhammadiyah GKB Gresik tersenyum ceria menerima beasiswa mentari dari Lazizmu ,  Ahad 14/4/19

Didampingi oleh bundanya , Rossy (36) Nawa melepaskan senyum bahagianya saat menerima beasiswa di panggung Roadshow Milad ke -3 PWMU.CO di SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik

Nawa , salah satu penerima beasiswa dari SD Muhammadiyah 1 GKB yang memiliki nama lengkap Kayyisah pranawa (9) kelas III e bersyukur dan mengungkapkan rasa kegembiraan nya dengan mengucap Alhamdulillah

"Kami sangat terbantu oleh Lazizmu dalam meringankan biaya sekolah nya nawa " tutur Rossy yang memakai jilbab warna senada dengan Nawa putrinya 

Menjadi bagian dari sekolah Muhammadiyah 1 GKB merupakan kebahagiaan bagi ibu dan anak ini , dan mereka semakin bahagia karena dapat beasiswa dari Lazizmu

Walaupun bukan dari warga mampu namun tekatnya yang bulat untuk menjadikan putrinya lebih hebat , maka dipilihnya sekolah Muhammadiyah karena mutu dan kualitas nya "dan yang utama karena anaknya yang minta" terang Rossy saat ditanya alasan memilih sekolah di SD Muhammadiyah 1 GKB. (Bunda Tri)
Read More

13 Langkah Mengirim Berita di PWMU.CO*


*13 Langkah Mengirim Berita di PWMU.CO*



1. Tulis di awal paragraf berita: *PWMU.CO -*
2. Tulis nama Anda di akhir berita, misalnya: *(Nia Ramadhani)*.
3. Tulislah dengan bahasa yang mudah dipahami, mengalir, dan menarik. Gunakan logika yang jernih dan argumentatif.
4. Usahakan memakai kata-kata yang gampang dipahami. Jika terpaksa ada kata asing tolong disertai terjemahan, seperti _native speaker_ (penutur asi).
5. Jangan lupa datanya lengkap (5W 1H) dan kutipan sesuai yang disampaikan narasumber (harap dicatat dan atau direkam).

6. Kirimkan dalam bentuk teks WA (bukan word apalagi PDF) ke HP Admin, di nomor 0812-3386-7797.

7. Sertakan foto dan _caption_ (keterangan). Format foto mendatar alias horizontal atau _landscape_
Caption ditulis terpisah dari foto dan dilengkapi dengan kredit foto alias nama pemotretnya.
Jadi urutanya:
a. Naskah.
b. Foto.
c. Keterangan foto (cara menulisnya seperti contoh).

*(Lihat _screenshot_ di atas!)*
8. Foto yang dikirim telah diseleksi terlebih dulu dan---kalau mungkin---sudah diedit. Jangan kirim foto ombyokan atau satu album.
9. Boleh mengirim dua atau tiga foto asalkan foto berbeda dan semakin menguatkan bobot berita. Jika mengirim dua atau tiga foto, maka cara mengirimnya adalah:
a. Kirim foto I, baru kirim keterangannya.  
b. Kirim foto II, baru kirim keterangannya.
c. Kirim foto III, baru kirim keterangannya.

*(Lihat contoh pada _screenshot_ di atas!)*
10. Tolong segera respon jika sewaktu-waktu admin atau redaktur butuh konfirmasi balik.
11. Jika sudah terbit, baca kembali, barang kali masih ada yang perlu dikoreksi. Dan yang penting bisa menjadi pelajaran untuk perbaikan tulisan berikutnya.
12. _Print out_ naskah sebelum dan setelah proses  penyuntingan, lalu beri stabilo pada perubahannya. Setelah itu kirimkan hasilnya ke redaktur yang bersangkutan.
13. Setelah semua beres, maka _share_ alias bagikan linknya ke medsos-medsos. Khusus untuk _share_ di FB, bagikan saja yang sudah _di-upload_ oleh Funpage PWMU.CO.
Tanpa tindakan itu, berita Anda tidak akan banyak dibaca orang.
Salam!
*Pemred*


Read More

Wartawan Cilik Bursa

Wartawan Cilik Bursa


Berbagai kegiatan positif di Sdnbulak Rukem I no 258 Surabaya makin menggeliat seiring dengan persiapan lomba budaya mutu yang akan diselenggarakan oleh dinas pendidikan kota Surabaya
Dimulai dari kebersihan lingkungan , penataan kelas hingga kelengkapan administrasi kelas dan administrasi guru semua ditata sedemikian rupa untuk satu tekat bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin
Kegiatan yang begitu banyak tidak disia-siakan oleh wartawan Cilik Bursa untuk mencari dan menggali berita dari berbagai sumber yang terpercaya diantaranya dari kepala sekolah , guru , siswa hingga karyawan sekolah.

"Hasil wawancara ditulis dengan bahasa baku yang sederhana dan ditempel di majalah dinding sekolah " tutur Miliasih Sovi Penanggung jawab Mading sekolah
Kali ini yang menjadi target wartawan Cilik Bursa adalah kepala SDN Bulak Rukem I No 258 Surabaya terkait kegiatan Mading " Bagaimana pendapat ibu melihat tampilan Mading sekolah yang saat ini ? , Tanya Anggi lagaknya sudah seperti wartawan senior media cetak
Dengan senyum santai Ibu Kusdiningsih menjawab setiap pertanyaan yang diajukan dengan penuh kasih sayang sehingga Anggi pun puas dengan hasil nya dengan tetap mencatat di buku nya setiap kata dan kalimat yang disampaikan
"Terimakasih Ibu , atas waktu dan kerjasamanya " pungkas Anggi sambil menjabat tangan Bu Kusdiningsih usai mewawancarai nya
Read More

Seni Melipat Kertas KLKS

Seni Melipat Kertas KLKS


Kehadiran pak Agus di dalam kelas II B Sdnbulak Rukem I No 258 Surabaya membawa keceriaan tersendiri bagi siswa , pasalnya keterampilan sederhana yang dibawa terbuat dari kertas yang tak membutuhkan waktu lama
Potongan kertas satu bendel seharga Rp 500 bisa didapatkan di koperasi sekolah bisa mencari alternatif pilihan prakarya siswa untuk bisa menggali potensi motorik mereka

Satu bendel kertas yang terekat dengan lem kuat seperti buku dibentuk sedemikian rupa dari lipatan kertas segitiga , segi empat dan bersilang menjadi sebuah bentuk yang lebih bagus
Satu persatu siswa terhipnotis untuk mencoba nya
Read More

Panen Sawi Putih Hidroponik

Panen Sawi Putih Hidroponik


Daunnya yang lebar warnanya yang hijau segar bikin siapapun yang melihatnya suka dan langsung tertarik ingin membelinya , itulah Sawi putih Hidroponik hasil karya siswa Sdnbulak Rukem I no 258 Surabaya
Tim hidroponik yang terdiri dari Tata , Raffi , Diva , Kifli , Tina , Yusuf , Neisya dengan telaten dan penuh kasih sayang mengontrol pertumbuhan dan perkembangan nya dengan memberi nutrisi yang sudah disesuaikan dengan takaran kebutuhan yang diperlukan tanaman
Bu Nitanurmala yang menjadi penanggung jawab tim tak pernah lupa berkoordinasi dan memantau serta mengingatkan siswa yang bertugas mengontrol secara berkala agar tanaman bisa tumbuh dengan sempurna seperti yang diharapkan hingga masa panen tiba
Dan hari ini masa panen pun tiba " Alhamdulillah panen sawi putih lagi , langsung habis laris manis terjual karena sawinya segar-segar dan tentunya nutrisi seimbang " ujar Bu Mala
Sedini mungkin siswa dikenalkan dengan berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian , dengan kesungguhan mereka akhirnya dapatkan hasilnya
Tanaman yang ditanam , dipupuk dengan nutrisi dengan memanfaatkan lahan dan modal sedikit berhasil mendapatkan hasil keuntungan yang lumayan selayaknya petani yang sebenarnya
Teruslah belajar dan belajar terus anakku , raih cita-cita mu dengan kesungguhan dan berproses untuk menjadi generasi emas militan yang siap menjawab tantangan zaman
Read More

Final Lomba Patrol IBF 2019

Final Lomba Patrol IBF 2019


Ini bukan kali pertama DPD BKPRMI Surabaya bekerjasama dengan IKAPI dalam agenda Islamic Books Fair 2019 jelang Hari Jadi Kota Surabaya ke 726 , namun ini sudah pasti yang terbaik dari yang paling baik dari rangkaian lomba sebelumnya

Kemeriahan tak terkira saat empat peserta berlaga memperebutkan predikat terbaik satu , dua , tiga dan empat dengan hadiah jutaan rupiah yang disediakan oleh panitia

Tampilan musik Patrol dari gruop "Alhamdulillah" Sedati , Joko Samudro dari Sidoarjo , banyu sholawat dari Gunung Anyar , TPA Rachmat dari Gemol Surabaya memberikan tampilan terindah dalam alunan harmonisasi yang keren

Kompetisi its kompetisi , sudah pasti ada yang terbaik dari yang paling baik maka hanya gruop yang siap kalah dan siap menang yang akan mendapatkan hasil terbaiknya
Kesempurnaan hanya milik Allah SWT Yang Maha Sempurna , teriring doa Semoga tahun depan lebih bagus dan lebih variatif lomba-lomba nya " Aamiin
Read More

© Copyright BUNDA TRI.COM