Baitullah Arqom I Kader Muhammadiyah Sukolilo



Surabaya - puluhan kader muhammadiyah , Aisyiyah dan ortom  berkumpul bersama di SD Muhammadiyah 9 surabaya dalam forum baitul arqom, sabtu 10/12/16


H. Muhammad Huder menyampaikan " kegiatan baitul arqom 1 ini di gagas oleh pimpinan ranting muhammadiyah sukolilo majelis kader & pengembangan ortom yang merupakan  program tahunan yaitu Baitul Arqam 1 untuk periode pimpinan ranting muhammadiyah  yang baru " ujarnya

" Tema baitul arqam kali ini adalah penguatan kader muhammadiyah berbasis ekonomi hal ini berlatar belakang pada kondisi  Muhammadiyah ranting sukolilo yang ingin menggerakkan ortom dengan  menggali ekonomi dan potensi yg ada disukolilo untuk menghidupi organisasi dengan berdiri diatas kaki sendiri secara mandiri Sesuai hasil muktamar di makasar yang lalu " lanjutnya

Penguatan kader Muhammadiyah yang disampaikan oleh  H. Nadjib Hamid Msi. ( Ketua Majelis Kader & Pengembangan Ortom PWM Jawa timur ) menyampaikan  " Al Quran surat al-baqarah ayat 208 menerangkan tentang Islam itu Kaffah , dan muhammadiyah  nyunnah Rasul sangat kebalikan dari teroris seperti halnya benda mati kecuali mereka memenuhi 3 perkara yaitu yang berilmu , beramal dan Ikhlas .



Dengan ilmu manusia hidup jadi lebih mudah  ,  yang beramal hidupmya jadi bermakna , tidak akan ketakutan kecuali yang Islami . Ikhlas  tidak memikirkan lagi apa yang kita berikan .


Organisasi muhammadiyah jangan pernah berhenti mengadakan kajian yang menggembirakan dengan  manajemen penyelenggaraan pertarungan yang baik .


ideologi Islam adalah Islam.  tidak bisa disejajarkan dengan organisasi apapun itu namanya.  Muhammadiyah adalah organisasi berkemajuan disiplin bersih tertata dengan baik " lanjut Najib.


 Muhammadiyah organisasi yang punya alat mind atau dakwah skate off mind atau gerakan pemikiran gerakan awal Islam berkemajuan Serikat keteladanan .


" strategi revitalisasi ideologi ada 9 yaitu tertib dan disiplin ,  nasional dan toleran , menghargai perbedaan,  transparan dan jujur, peduli dan solusi solutif responsif, adaptif tegas dan berani tapi tulus  beramal dan ikhlas serta rajin silaturahmi." lanjut Najih menutup materinya ( Tri / EMP )