Tanda Petik

Tanda Petik


Kesibukan mengabadikan momen atau memang saya sendiri yang sok sibuk , sampai gak sempat buka chating di grup kontributor PWMU.CO yang ternyata ada sahabatku yang sedang mencari keberadaan ku

Kuteruskan langkah ku membersihkan halaman angkringan matahari yang telah banyak ditinggali sampah kardus dan botol / gelas air mineral usai pengajian ahad pagi sang pencerah dan tak menghiraukan kalau ada keluarga kecil yang sedang menikmati menu kuliner angkringan

Belum selesai bersih - bersih,  ku dikejutkan oleh suara seseorang yang sedang bertanya "mohon maaf bu , disini ada yang namanya bunda Tri ?", spontan aku jawab "masya Allah pemred PWMU.CO,  ini saya bunda Tri , monggo - monggo" berapa detik kemudian pecahlah tawa kita

Ternyata , Keluarga kecil yang terdiri dari ayah  ibu dan satu putra ini adalah sahabatku , beliau pemimpin redaksi PWMU.CO sedangkan istrinya juga kontributor sama seperti ku "subhanallah, alhamdulillah. .. terimakasih sudah mampir di angkringan matahari, mohon maaf akan ketidak tahuanku" ujarku

Kelincahan putra bungsu beliau membuat kami tak banyak cerita walau sebenarnya banyak hal yang ingin aku gali dan belajar pada beliau , "tak boleh menyerah meskipun sedikit aku harus menggali langsung dari ahlinya,  kalau bukan sekarang kapan lagi ?" Fikirku

"Kalau nulis tanda Petik jangan di spasi" begitu kata beliau , subhanallah suka menulis saja tidak cukup untuk bisa menjadi penulis yang baik butuh latihan dan pembiasaan utamanya dalam penggunaan bahasa baku lengkap dengan tanda baca nya

Terimakasih pemred satu ilmu yang luar biasa terkadang memang luput dari jangkauan pemikiran penulis adalah "tanda petik"