SEMINAR SMART PARENTING “ KIAT MENDIDIK ANAK CERDAS DAN BERKARAKTER ” DI KB & TKIT AROFA



Sabtu,15 maret 2014 
Hari ini ada ilmu baru yang bisa kita ambil “ sesungguhnya Allah menciptakan 2 telinga dan 1 mulut supaya kita lebih banyak mendengar dari pada berbicara “ inilah salah satu kunci sukses agar kita bisa mendidik anak cerdas dan berkarakter. 
Mau jadi Pilot ada sekolahnya, mau jadi Dokter ada sekolahnya. Kita pasti akan dilarang menerbangkan pesawat jika Tidak Lulus Ujian sebagai seorang Pilot yang “LAYAK TERBANG”. Namun, jika tetap dipaksakan juga Pilot yang tidak layak tadi, untuk menerbangkan pesawat, coba tebak kira-kira resiko apa yang mungkin akan terjadi?



Tapi sayangnya untuk menjadi Orang Tua yang “LAYAK” tidak ada sekolahnya! Kita tiba-tiba saja menjadi orang tua manakala istri kita melahirkan anak kita. Pertanyaan besar buat kita semua para orang tua, apakah kita sesungguhnya sudah LAYAK untuk menjadi orang tua bagi anak-anak kita? Kita adalah orang tua tanpa sekolah, tanpa ujian dan tiba-tiba saja di paksa harus mengelola anak kita dengan pengetahuan yang seadanya. Coba tebak resiko-resiko apa yang mungkin di alami oleh anak kita yang di didik oleh orang tua yang tidak pernah belajar menjadi orang tua dan kemungkinan besar malah “Belum Layak” menjadi orang tua?

Ya…tentu saja akan banyak sekali masalah. Namun, sayangnya pada saat masalah tersebut timbul apakah kita lantas tersadar akan ketidakmampuan kita dan minimnya pengetahuan sebagai orang tua? Atau malah sebaliknya, kita dengan bertubi-tubi mempersalahkan anak, seperti anak yang susah di atur, anak yang keras kepala, anak yang pemalas, dsb. Kita lupa bahwa kita adalah orang tua yang tidak pernah bersekolah untuk menjadi orang tua. Kita lupa jika kita percaya bahwa anak itu terlahir sempurna, fitrah, suci.
Pelatihan Smart Parenting kami yang dinamis akan membantu orang tua belajar menjadi orang tua yang “LAYAK” bagi anak kita, agar kita bisa mengubah konflik yang terjadi dengan anak menjadi sebuah kerjasama yang harmonis. Jadilah orang tua yang “Layak Terbang” bagi anak-anaknya.