SEJARAH DRUMBAND HUZBUL WATHON KEBANGGAAN WARGA SUKOLILO



Berawal dari keinginan membentengi para pemuda dan kader-kader Angkatan Muda Muhammadiyah dari tindak kenakalan remaja dan Narkoba, maka timbulah gagasan dari untuk menggagas berdirinya sebuah drum band. Maka tepat pada tanggal 7 Januari 1987 dibentuklah sebuah drum band yang bernama Drum Band Hizbul Wathan Muhammadiyah Ranting Sukolilo Surabaya dengan jumlah anggota/personil 110 orang, yang terdiri dari para nelayan Sukolilo Kenjeran, Mahasiswa, Pelajar, Pemuda, Karang Taruna di Wilayah RW.II Kelurahan Sukolilo.
Dibawah pembinaan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sukolilo, diawal berdirinya Drum Band Hizbul Wathan (disingkat DHW) ini masih menganut aliran drum band klasik (kuno) dengan ciri permainan lagu-lagu mars dan menonjolkan permainan percusi dan alat tiup sangkakala, bellyra dan suling dan percusi berupa snare drum, tenor drum, bass drum dan cymball
Seiring dengan perkembangan jaman maka, sejak Desember 1989 Drum Band Hizbul Wathan berubah menjadi drum band yang modern dengan ciri khas permainan musik ala marching band. Dan dibawah pembinaan pelatih utama Bapak Khoirul Umar, maka drum band HW mulai meniti karier dengan mengikuti berbagai lomba / kejuaraan terbuka baik di tingkat Kota maupun di tingkat Nasional.
Adapun prestasi awal yang pernah diraih oleh DHW adalah Juara Runner Up pada Kejuaraan Drum Band / Marching Band Terbuka Nasional Piala Sri Sultan Hamengkubuwono IX tahun 1989 dan 1991 di Yogyakarta. Setahun kemudian DHW mengikuti Kejuraan Daerah Tingkat II Surabaya ke VII Piala Walikota Surabaya dan Alhamdulillah hasilnya jadi Juara Umum di klasemen Drum Band. Kemudian mengikuti Kejurda Tingkat I Propinsi Jawa Timur ke XIII Gubernur CUP tahun 1991 di Surabaya dan lagi-lagi jadi Juara Umum.
Selain kejuaraan Daerah, DHW berkali-kali mengikuti berbagai kejuaraan nasional terbuka diantaranya yang diselenggarakan oleh Jawa Pos, ITS, Telkom, Forum Dinamika Jakarta (FDJ), Menpora Cup, Kapolri Cup, Kapolda Cup dan seterusnya (lihat daftar prestasi).
Sebagai puncak prestasi yang pernah diraih oleh DHW ini adalah sebagai Juara Nasional pada Kejuaraan Nasional Drum Band / Marching Band ke VII dan VIII Kapolri Cup tahun 1994 dan 1996 di Jakarta.
DHW kerap kali mengisi kegiatan istimewah berupa Parade Surya Senja di Gedung Negara Grahadi Surabaya, dan Parade Senja di Istana Presiden Gedung Agung Yogyakarta pada 17 Desember 1990.
DHW selalu tampil dan menjadi primadona di arena Pembukaan Muktamar Muhammadiyah ke 42 di Yogyakarta, Muktamar Muhammadiyah ke 44 di Jakarta, Muktamar Muhammadiyah ke 45 di Kota Malang Jawa Timur dan yang terakhir Muktamar Muhammadiyah ke 46 di Yogyakarta tahun 2010.
Sejak tahun 1997 hingga tahun 2012, DHW praktis tidak ada aktivitas mengikuti kejuaraan lomba-lomba, mengingat para pemainnya sudah banyak yang bekerja, disamping itu dimasa-masa itu sulit mencari dukungan dana untuk membiayai kegiatan lomba-lomba. Sehingga Pimpinan waktu itu memutuskan untuk istirahat dari lomba dan pembinaan tetap dilakukan dengan berbagai latihan rutin, pentas/show dan consert.
Alhamdulillah di bulan Oktober 2013, DHW mencoba turun gunung lagi guna berpartisipasi mengikuti kejuaraan lomba Kirab Sumpah Pemuda Piala Gubernur Jawa Timur tahun 2013, alhasil Juara I kategori Colour Guard, Juara II kategori Baris Berbaris, Juara III masing-masing kategori Parade, Analisa Musik dan Paramandi.
Adapun sumber dana yang didapat oleh DHW untuk membiayai semua kegiatan tersebut diatas adalah berasal dari sumbangan warga besar Muhammadiyah Ranting Sukolilo, sponsor dan para dermawan muslim di Surabaya.
Top of Form
Bottom of Form